Kursor

Senin, 26 Agustus 2013

Jenis pensil


   Macam Macam Pensil

  
Pensil merupakan alat tulis sekaligus sebagai alat gambar yang paling praktis.
Sebenarnya pensil memiliki banyak jenis dan keungulan masing masing, pensil tidak hanya ada 2B dan HB, Seperti pada umunnya sering di temukan di toko terdekat adalah ke dua pensil tersebut. Pensil di dunia sekarang ada lebih dari 350 macam jenis dan jenis yang sering di gunakan pada umunnya adalah :
1.Pensil H dan B
Biasa di gunakan sebagai alat pembuatan bayangan pada warna putih, contohnya seperti baju, dan awan. pensil ini juga Cocok di gunakan sebagai pola dasar atau pembuatan sketsa.
2.Pensil HB
Pensil ini Biasa di gunakan untuk pewarnaan dasar kulit, kususnya pada siang hari dimana pada siang hari warna kulit akan terlihat cerah, HB juga dapat berfungsi sebagai pewarna pada awan ketika mendung dan juga Cocok di gunakan untuk pembuatan sketsa.
3.Pensil 2B
Pensil ini lebih sering di temukan karena pensil ini kusus, karena warnanya yang dapat terbaca komputer dengan jelas. Pensil 2B juga memiliki fungsi yang banyak pada saat meshading sebuah gambar. Umumnya sih digunakan untuk membentuk outline dan asiran dasar(tahap awal)
4.Pensil 3B
Pensil ini memiliki ketebalan yang kuat dari pada pensil 2B, Pensil ini pada dasarnya jarang di gunakan karena warna yang di hasilkan hampir sama dengan 2B dan 4B.
5.Pensil 4B
Memiliki ketebalan lebih yang sangat jelas dari pada pensil 2B, Di gunakan juga sebagai tahap awal dalam pewarnaan gambar.
6.Pensil 5B,6B,7B, dan 8B
Semua pensil ini Biasa digunakan sebagai pengasiran tahap akhir dan memberi asiran gelap terang yang lebih jelas, pensil ini biasa di gunakan untuk membentuk dimensi yang jelas. dan dimana garis yang dibentuk pensil ini cukup tebal dan lunak. jadi pengunaannya ya sebutuhnya sajalah.
7.Pensil Warna Hitam
Pensil ini terdapat pada pensil warna kayu apapun selain pensil kayu murahan, (pilihlah yang bermerek nasional/internasional sperti greeble atau fabercastel). pensil ini memiliki tingkat kehitaman mengalakan pensil 8B. karateristik pensil ini garisnya teratur, dan cukup keras. sangat cocok untuk mengasir bagian tertentu yang memiliki tingkat kegelapan lebih tinggi contohnya malam hari.
8.Pensil Mekanik
Pensil mekanik adalah pensil yang memiliki beberapa keungulan dari semua pensil yang sudah di jelaskan di atas. Pensil ini berupa pensil yang dapat di isi ulang, dan biasanya memiliki karakteristik yang selalu runcing(tipis), keras, dan warna nya yang dapat di atur dari Seperti HB, hingga 8B. Pensil mekanik lebih banyak digunakan untuk para pengambar manga dan pengambar yang menyukai kedetilan contohnya melukis rambut pada semi realis.
9.Pensil Arang
Pensil ini memiliki karakter yaa... seperti arang. tau kan arang itu apa :D. ciri khas pensil ini yaitu berukuran lumayan gede

Biasanya masalah pensil begini banyak dibahas di buku-buku tentang cara gambar atau bikin sketsa gitu. Di buku-buku kayak gitu biasanya penjelasannya lebih lengkap. Cuman, yang gue bahas ini gue ambil dari buku Grafik Arsitektur karya Frank Ching. Nggak selengkap buku yang gue sebut tadi sih, tapi lumayanlah buat tahu-tahuan dikit.
Pensil Gambar

pensil tradisional
Gambar ini menunjukkan tangkai pensil tradisional. Karena pensil ini ukurannya relatif besar, maka jenis pensil ini dapat dipakai untuk membuat berbagai jenis garis yang ketebalannya bermacam-macam. Bagi mereka yang baru mulai, perlu belajar bagaimana caranya meruncingkan pensil ini sehingga mereka mahir menarik garis sambil agak memutar pensilnya menurut sumbu pensil.

cara menggambar dengan memutar pensil pada sumbunya

pensil mekanis
Pensil mekanis ini dilengkapi isi pensil yang bergaris tengah 0.5 mm dan tidak perlu diruncingkan lagi. Pensil semacam ini akan tetap tajam. Namun untuk membuat garis yang benar-benar halus dan tetap tegas, pensil ini harus diputar menurut sumbunya pada waktu menarik garis. Untuk garis yang relatif lebih tebal dan jelas, Anda harus menarik pensil Anda beberapa kali. Isi pensil semacam ini yang bergaris tengah 0.3 mm, 0.7 mm, dan 0.9 mm juga ada.

pensil batang kayu
Pensil biasa yang batangnya terbuat dari kayu dapat juga dipakai untuk membuat gambar teknik. Kayunya harus dikupas sepanjang 3/4″ sehingga isi pensilnya terbuka dan dapat diruncingkan seperti pensil tradisional.
Ketiga jenis pensil di atas dapat menghasilkan gambar yang sama bagusnya. Mana yang akan Anda pilih tergantung dari Anda sendiri maupun keterampilan Anda menggunakannya.
Isi Pensil
4H
- keras dan padat
- digunakan untuk menggambar rencana yang menuntut ketelitian tinggi
- tidak cocok untuk gambar yang firal
- tidak boleh ditekan terlau kuat sewaktu menggambar karena akan meninggalkan bekas di atas kertas dan sukar dihapus
- jika dipakai untuk meggambar di atas kertas kalkir, hasil cetak birunya tidak jelas
2H
- agak keras
- jenis yang paling keras yang bisa dipakai untuk gambar final
- sukar dihapus jika ditekan terlalu kuat
dan H
- sedang
- cocok untuk segala keperluan
- dipakai untuk membuat rencana, gambar final, dan menulis
HB
- lunak
- dipakai untuk membuat garis dan tulisan yang besar/lebar dan jelas
- perlu kesabaran untuk membuat garis-garis yang halus
- mudah dihapus
- hasil cetak birunya cukup baik
- mudah luntur bila kena gesekan
Tingkat kerasnya isi pensil gambar tergantung dari:
1. Jenis isi pensil yang berkisar dari 9H (paling keras) sampai 6B (paling lunak).
2. Jenis dan sifat permukaan kertas (kasar atau halus); semakin kasar permukaannya, semakin keras pensil yang harus Anda pakai.
3. Permukaan meja/alas kertas gambar; semakin keras permukaannya, semakin terasa lunak pensil yang dipakai.
4. Kelembaban; kondisi udara yang mempunyai kelembaban yang tinggi cenderung memperkeras isi pensil.

Nilai-nilai Pensil
     

     Pensil adalah alat tulis dan lukis yang awalnya terbuat dari grafit murni. Cara penggunaan awalnya dilakukan dengan menggoreskan grafit tersebut ke atas media. Namun grafit murni cenderung mudah patah, terlalu lembut, memberikan efek kotor saat media bergesekan dengan tangan, dan mengotori tangan saat dipegang. Karena itu kemudian diciptakan campuran grafit dengan tanah liat agar komposisinya lebih keras. Selanjutnya komposisi campuran ini dibalut dengan kertas atau kayu.
     Penggunaan timbal dan grafit sudah dimulai sejak zaman Yunani. Keduanya memberikan efek goresan abu-abu, walaupun grafit sedikit lebih hitam. Grafit sangat jarang dipakai hingga kemudian pada tahun 1564 ditemukan kandungan grafit murni dalam jumlah besar di Borrowdale, sebuah lembah di Lake District, Inggris bagian utara. Meskipun kelihatan seperti batu bara, mineral tersebut tidak dapat terbakar, dan meninggalkan bekas berwarna hitam mengilap, serta mudah dihapus di atas permukaan yang bisa ditulisi. Pada masa ini istilah grafit masih disalahartikan dengan timah, timah hitam, dan plumbago, artinya "seperti timah" mengingat sifatnya yang hampir sama. Karena itu istilah lead pencil (pensil timah) masih digunakan sampai sekarang. Karena teksturnya berminyak, bongkahan dibungkus dengan kulit domba atau potongan kecil timah berbentuktongkat dibebat dengan tali. Tidak seorang pun tahu siapa yang mula-mula mempunyai ide untuk memasukkan timah hitam ke dalam wadah kayu, tetapi pada tahun 1560-an, pensil yang primitif sudah sampai di benua Eropa.
     Tak lama kemudian, timah hitam ditambang dan diekspor untuk memenuhi permintaan para seniman; dan pada abad ke-17, bisa dikatakan timah hitam telah digunakan di mana-mana. Pada waktu yang sama, para pembuat pensil bereksperimen dengan timah hitam untuk menghasilkan alat tulis yang lebih baik. Karena murni serta mudah diekstrak, timah hitam dari Borrowdale menjadi incaran pencuri dan pedagang gelap. Untuk mengatasinya, Parlemen Inggris mengeluarkan undang-undang pada tahun 1752 yang menetapkan bahwa pencuri timah hitam bisa dipenjarakan atau dibuang ke suatu koloni narapidana.
     Namun pada tahun 1779, seorang ahli kimia Carl W. Scheele meneliti dan menyimpulkan bahwa grafit memiliki sifat kimiawi yang jauh berbeda dengan timbal. Grafit adalah komposisi molekul karbon murni yang lunak. Akhirnya pada tahun 1789, ahli Geologi Jerman, Abraham G. Werner memberikan nama grafit, yang berasal dari perkataan Yunani graphein, yang berarti menulis. Jadi, isi pensil bukan timah.
     Selama bertahun-tahun, grafit Inggris memonopoli industri pembuatan pensil karena cukup murni untuk digunakan tanpa perlu diproses lagi. Karena grafit Eropa kurang bermutu, pabrik-pabrik pensil di sana bereksperimen dengan berbagai cara untuk memperbaiki isi pensil. Insinyur Prancis Nicolas-Jacques Conté mencampur bubuk grafit dengan tanah liat, membentuk campuran itu menjadi batang-batang, dan membakarnya dalam perapian. Dengan mengubah-ubah perbandingan grafit terhadap tanah liat, ia bisa membuat isi pensil yang menghasilkan berbagai gradasi warna hitam—proses yang digunakan sampai sekarang.
     Pada abad ke-19, pembuatan pensil menjadi bisnis besar. Grafit ditemukan di beberapa tempat, termasuk Siberia, Jerman, dan yang sekarang disebut Republik Ceko. Di Jerman dan kemudian di Amerika Serikat, sejumlah pabrik dibuka. Mekanisasi dan produksi massal menekan harga, dan pada awal abad ke-20, bahkan anak-anak sekolah menggunakan pensil.
Awalnya pensil grafit diberi balutan kertas yang dirobek sesuai keinginan pemakainya. Namun kemudian ditemukan cara lebih praktis dan efisien dengan menyelimuti seluruh batang grafit dengan dua bilah kayu yang ditoreh untuk menyediakan tempat bagi batang grafit dan kemudian disatukan.
     Grafit murni mungkin lebih disukai seniman karena karakteristiknya yang lebih lugas. Namun untuk penggunaan sehari-hari, diperlukan grafit yang berkualitas lebih rendah agar lebih fleksibel. Pada tahun 1795, ahli kimia Perancis, Nicolas Jacques Conté, menemukan cara mencampur grafit dengan tanah liat agar dihasilkan pensil yang lebih baik dan praktis. Salah satu produk turunannya adalah pensil Konte.

pensil gambar dan penghapus dari permohonan paten Hymen Lipman


Pada 30 Maret 1858 Hymen Lipman dari Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat mematenkan pensil dengan ujung penghapus. Namun kemudian paten ini dibatalkan dengan alasan sebenarnya tidak ada penemuan hal baru dari pensil tersebut. Peraut mekanik ditemukan pada tahun 1880 dan dengan cepat menjadi sangat populer.

PROSES MODERN
     
     Pensil di era modern dibuat dengan menghancurkan grafit murni dan tanah liat menjadi bentuk bubuk. Campuran ini kemudian diberi air, dianginkan, dan kemudian dibakar selama tiga hari. Kemudian isi pensil yang telah dicetak menjadi bentuk yang panjang dan tipis dilapisi dengan kayu halus.
Awalnya pensil lebih banyak dibuat dalam bentuk persegi karena keterbatasan mesin produksi. Namun di era modern, lebih banyak ditemui bentuk bulat yang lebih nyaman digenggam. Meskipun demikian, tetap banyak yang menggemari bentuk pensil bersudut karena memberi pegangan yang lebih kuat dan mudah dikontrol saat menulis.
     Berbeda dengan pena, pensil cenderung memberikan kesan abu-abu dan warna yang lemah dan pecah dibandingan dengan pena yang memberikan warna yang padat dan tajam. Pensil juga lebih mudah dihapus dibandingkan pena.
Beberapa pensil disertai dengan penghapus untuk alasan kepraktisan. Pensil seperti ini sangat disukai pelajar. Namun kebanyakan seniman profesional yang mengutamakan mutu akan lebih menyukai pensil tanpa penghapus, mengingat penghapus ini diragukan mutunya dan frekuensi menghapus yang lebih besar akan membuat penghapus yang terlalu kecil akan cepat terbuang sia-sia.

JENIS

     Pensil dibedakan menurut komposisi. Huruf B menginformasikan ketebalan (boldness), yang berarti kandungan grafitnya lebih banyak. Sementara huruf H (hardness) menginformasikan kekerasan komposisi leadnya, yang berarti kandungan tanah liatnya lebih banyak. Pensil dengan tanda F (fine) berarti komposisinya sangat tepat untuk diraut hingga keruncingan maksimal. Sementara angka di depan huruf memperlihatkan tingkat ketebalan atau kekerasan komposisi suatu pensil. Misalnya 2H akan lebih keras daripada H, atau 2B akan lebih lembut dan tebal dibandingkan B. HB berarti pensil memiliki kedua sifat keras dan tebal.
Warna pensil memperlihatkan area produksinya. Pabrik-pabrik di Amerika Utara memberi warna kuning, Jerman dan Brasil memberi warna hijau. India dan beberapa wilayah Asia memberi warna hitam dan merah. Swiss memberi warna merah. Sedangkan Inggris memberi warna kuning dan hitam. Kebanyakan standardisasi warna ini diciptakan produsen Faber-Castell. Namun banyak pula produsen yang tidak mengikuti standar ini.

Pensil HB. Satu diberi label # 2 dan lainnya # 2 ½
     

     
     Banyak pensil di seluruh dunia, dan hampir semua di Eropa, menggunakan ukuran dari "H" (untuk kekerasan / hardness) untuk "B" (untuk kegelapan / blackness), serta "F" (untuk titik halus / fine point). Standar pensil untuk penulisan adalah HB. Menurut Petroski, sistem ini mungkin telah dikembangkan di awal abad 20 oleh Brookman, seorang pembuat pensil Inggris. Dulu "B" untuk hitam dan "H" untuk keras; kelas pensil yang telah dijelaskan oleh urutan atau berurutan H atau B seperti BB dan BBB untuk urutan lebih lembut, dan HH dan HHH untuk urutan lebih keras. 
     Pada 2009, satu set pensil dimulai dari sangat keras (very hard), warna terang untuk pensil sangat lembut. Warna kehitaman biasanya berkisar dari yang paling keras sampai terlembut seperti gambar berikut :


9H8H7H6H5H4H3H2HHFHBB2B3B4B5B6B7B8B9B
HardestMediumSoftest


grafik gradasi mulai dari 9B ke 9H


Merk Koh-i-noor menyediakan dua puluh dari nilai 10h sampai 8B untuk 1500 seri;  merk Derwent menghasilkan dua puluh dari 9H sampai 9B untuk pensil grafis dan merk Staedtler menghasilkan sembilan belas dari 9H sampai 8B untuk pensil Mars Lumographnya.
     Pangsa pasar untuk berbagai macam nilai pensil adalah seniman yang tertarik untuk membuat berbagai macam tone abu-abu terang hingga hitam. Insinyur lebih suka pensil keras yang memungkinkan untuk kendali yang lebih besar yang bentuk ujungnya tajam. Hal ini tercermin dalam cara pensil dikemas dan dipasarkan. Misalnya, untuk pensilDerwent Grafis yang menawarkan tiga paket dari 12 pensil masing-masing: Teknis (dengan nilai yang keras dari 9H sampai B), Sketsa (dengan nilai lembut H sampai 9B), dan Designer (dengan nilai menengah 4H sampai 6B).
     Nilai suatu pensil menggunakan sistem ini yang digunakan untuk mengukur kekerasan dan ketahanan dari pernis dan cat. Daya tahan lapisan (juga dikenal sebagai kekerasan pensilnya) ditentukan berdasarkan nilai dari pensil yang keras itu tidak meninggalkan tanda pada lapisan saat ditekan tegas pada sudut 45 derajat. Metode lain yang umum digunakan angka untuk menunjuk nilai pensil. Awalnya diciptakan oleh Conté dan diadopsi di Amerika Serikat oleh John Thoreau, ayah dari Henry Thoreau, pada abad ke-19.

Tabel berikut menunjukkan perkiraan setara antara sistem yang berbeda:

ToneU.S.World
#1B
#2HB
#2½ *F
#3H
#42H
Meskipun sistem Conté / Thoreau diterima secara luas, tidak semua produsen mengikutinya, misalnya, Faber-Castellmenggunakan tabel kesetaraan yang berbeda pada Grip 2001 pensilnya: 1 = 2B, 2 = B, 2 ½ = HB, 3 = H, 4 = 2H.

     Tingkatan grafit berbagai pensil yang dicapai dengan mengubah proporsi grafit untuk tanah liat: tanah liat yang banyak untuk pensil yang lebih keras. Dua pensil dengan nilai yang sama tetapi dari pabrik yang berbeda tidak selalu sama atau tidak memiliki kekerasan yang sama.

Kamis, 22 Agustus 2013

Materi TIK Kelas 7 semester 1 Bab 1 B

Ciri-ciri Perkembangan Komputer dari Setiap Generasi

 
A. Komputer Generasi Pertama (1946-1959)
1. Ciri-ciri komputer generasi pertama :
  • Komponen yang digunakan adalah tabung hampa udara (Vacuum tube) untuk sirkuitnya
  • Mempunyai ukuran fisik komputer yang besar dan berat sehingga sulit untuk dipindahkan
  • Program hanya dapat dibuat dengan bahasa mesin
  • Menggunakan simpanan luar, magnetic tape & magnetic disk
  • Cepat panas sehingga memerlukan pendingin
  • Prosesnya kurang cepat (relatif lambat)
  • Simpanan/memori berkemampuan kecil
  • Membutuhkan daya listrik yang besar
  • Orientasi utamanya dalam aplikasi bisnis
  • Memakai bahasa Mesin Asembly
1.1. Jenis-jenis komputer generasi pertama :
- Tahun 1946 komputer generasi I yang pertama
  • Ukuran fisik besar
  • Terdiri dari 18000 tabung hampa udara
  • 75000 relay dan sakelar serta 10000 kapasitor dan 70000 resistor
  • Memiliki 1 memory yang terdiri dari 20 buah accumulator dengan masing-masingaccumulator dapat menyimpan 10 digit bilangan (1 digit bilangan membutuhkan 10 tabung hampa udara)
  • Mampu melakukan 5000 buah pertambahan 10 digit angka dalam waktu 1 menit dan 300 perkalian dalam waktu 1 menit
  • Semua input dan output dilakukan dengan kartu plong
-Tahun 1947 Harvard Mark II
  • Kemampuan 12x lebih besar dari Havard Mark I
- Tahun 1947 Transistor yang pertama
  • (dasar komponen untuk komputer generasi II)
- Tahun 1948 IBM Selective Sequence Electric Calculator
- Tahun 1949 Komputer yang sepenuhnya Stored-program yang pertama
- Tahun 1949 Harvard Mark III
- Tahun 1950 Komputer digital elektronik ukuran besar di Inggris yang pertama
- Tahun 1950 SEC
- Tahun 1951 Komputer komersial  di Inggris yang pertama
- Tahun 1951 Komputer yang menggunakan pita magnetik yang pertama
- Tahun 1952 Komputer yang sepenuhnya stored-program di Amerika yang pertama
- Tahun 1953 Komputer yang menggunakan core memory yang pertama
- Tahun 1953 IBM 701
- Tahun 1954 Komputer komersial generasi pertama paling populer berorientasi pada aplikasi bisnis
- Tahun 1956 Komputer yang menggunakan simpanan luar dengan akses secara random yang pertama
- Tahun 1959 IBM 705 (dibuat untuk mengganti IBM 701)
 B. Komputer Generasi Kedua (1959-1964)
1. Ciri-ciri komputer generasi kedua :
  • Menggunakan teknologi sirkuit berupa transistor dan dioda untuk menggantikan tabung vakum
  • Program sudah menggunakan operasi bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti Fortran dan Cobol
  • Kapasitor memori utama sudah cukup besar dan dikembangkan dari Magnetic Core Storage
  • Menggunakan simpanan luar berupa Magnetic Tape dan Magnetic Disk
  • Mempunyai kemampuan melakukan real-time & times sharing
  • Ukuran fisik lebih kecil dibanding KG I
  • Proses operasi sudah cepat dapat memproses jutaan operasi per detik
  • Membutuhkan lebih sedikit daya listrik
  • Orientasi tidak hanya pada aplikasi bisnis, tetapi juga pada aplikasi teknik
1.2. Jenis-jenis komputer KG II :
- Tahun 1959 PDP 1
-Tahun 1961 Virtual memory yang pertama
- Tahun 1963 Komputer mini Komersial yang pertama
-UNIVAC III, UNIVAC SS80, UNIVAC SS90, UNIVAC 1107
- Burroughs 200
- IBM 7070, IBM 7080, IBM 1400, IBM 1600
- NRC 300
- Honeywell 400 & 800
- CDC 1604, CDC 160A
- GE 635, GE 645, GE 200
C. Komputer Generasi Ketiga (1964-1970)
1. Ciri ciri komputer generasi ketiga :
  • Komponen yang dipergunakan adalah IC (Integrated Circuits), yang berbentuk Hybrid Integrated circuits yaitu transistor dan dioda yang diletakkan secara terpisah dalam satu tempat, dan Monolithic System Technology (MST) yaitu elemen-elemen sirkuit yang diletakkan dalam satu chip
  • Peningkatan dari sisi softwarenya
  • Karena menggunakan IC maka kinerja komputer menjadi lebih cepat dan lebih tepat. Kecepatanya hampir 10000 kali dari komputer generasi pertama
  • Kapasitas memori lebih besar, dapat menyimpan ratusan ribu karakter (sebelumnya hanya puluhan ribu)
  • Menggunakan media penyimpanan luar disket magnetik (external disk) yang sifat pengaksesan datanya secara acak (random access) dengan kapasitas besar (jutaan karakter)
  • Penggunaan listrik lebih hemat
  • Memungkinkan untuk melakukan multiprocessing yaitu dapat memproses sejumlah data dari sumber-sumber yang berbeda pada waktu bersamaan dan multiprogramming yaitu dapat mengerjakan beberapa program sekaligus
  • Bisa menampilkan gambar dan grafik serta dapat mengeluarkan suara
  • Harga semakin murah
  • Kemampuan melakukan komunikasi data dari satu komputer dengan komputer lainnya
1.3 Jenis-jenis komputer KG III :
- Tahun 1964 KG III yang pertama IBM S/360
- Tahun 1969 Komputer mini 16 bit pertama
- UNIVAC 1108, 9000
- Burroughs 5700,6700,7700
- NCR seri Century
- GE 600. 235
- CDC 3000,6000, 7000
- PDP-8, 11
D. Komputer Generasi Keempat (sejak 1970)
1. Ciri ciri komputer generasi keempat :
  • IC nya lebih kompleks dan terintegrasi
  • Penggunaan LSI (Large Scale Integration) yang merupakan pemadatan beribu ribu IC yang dijadikan dalam satu chip
  • Dikembangkan VLSI (Very Large Scale Integration) yang dapat menampung puluhan ribu hingga ratusan ribu IC
  • Dikembangkan komputer mikro yang menggunakan mikroprosesor dan semikonduktor yang berbentuk chip untuk memori komputer (internal memori)
1.4. Jenis-jenis komputer KG IV :
- Tahun 1970 KG IV yang pertama (IBM 370)
- Tahun 1971 Microprosesor yang pertama
- Tahun 1974 Komputer mikro komersial yang pertama (mikro altair)
- Tahun 1975 Komputer super Komersial yang pertama (Cray-1)
- Tahun 1977 Local Area Network (LAN) yang pertama
- Tahun 1977 PC yang pertama (Apple II, Radio shack)
- Tahun 1981 komputer sistem windows dan menggunakan mouse pertama (Xerox Corporation)
- Tahun 1981 Komputer IBM PC yang pertama
  • Menggunakan mikroprosesor buatan intel 8088
- Tahun 1984 IBM PC/AT
- Tahun 1984 Machintosh dan GUI pertama
  • Sangat terkenal karena user friendly
- Tahun 1987 IBM PS/2
- Tahun 1988 IBM PC/386 Komputer 32 Bit yang pertama
- Tahun 1990 IBM PC/486
- Tahun 1997 Pentium II
  • Beberapa seri pentium :
  1. Pentium 66
  2. Pentium 75
  3. Pentium 200
  • Pada Mei 1997, perusahaan intel memperkenalkan microprosesor pentium II sebagai kelanjutan dari seri pentium :
  1. Intel pentium 233
  2. Intel pentium 266
  3. Intel pentium 300
- Tahun 1998 AMD K6 3D
  • Pesaing intel meluncurkan AMD K6 3D, mempunyai kecepatan 300 MHz dan 350 MHz. Mempunyai kemampuan memproses aplikasi grafik 3D lebih cepat dibanding prosesor sebelumnya
E. Komputer Generasi Kelima
1. Ciri-ciri komputer generasi kelima :
  • Dikembangkan dengan apa yang dinamakan Josephson Junction. Teknologi ini mampu memproses trilyunan operasi per detik, sedang ship hanya mampu memproses milyardan operasi per detik
  • Negara pelopor adalah Jepang. Dengan mendirikan ICOT (Institute for New ComputerTechnology)
  • Menterjemahkan bahasa manusia sehingga manusia dapat bercakap-cakap langsung dengan komputer
  • Penghematan energi komputer
  • Berbasis Graphic User Interface (GUI), multimedia, dan multikomunikasi
  • Dapat melakukan diagnosa penyakit yang lebih akurat, dsb
F. Komputer Masa Depan
1. Ciri-ciri komputer generasi masa depan :
  • Komputer masa depan diramalkan akan dapat berpikir dan mempunyai perasaan seperti manusia
  • Beberapa ilmuan komputer yakin, suatu ketika akan tercipta suatu komponen yang disebut dengan nama bochip yang terbuat dari bahan protein sintesis yang merupakan bahan dari robot yang akan menjadi manusia tiruan
  • Teknologi yang sedang dalam tahap penelitian sekarang ini yaitu mikrooptik serta input-output audio yang mungkin digunakan oleh komputer yang akan datang
  • Ahli-ahli sains komputer sekarang juga sedang mencoba merancang komputer yang tidak memerlukan penulisan dan pembuatan program oleh pengguna (komputer tanpa program/programless computer)
1.5. Jenis-jenis komputer masa depan :
- Berdasarkan data yang diolah
1. Analog komputer : Digunakan untuk data yang sifatnya kontinyu dan bukan data yang  berbentuk angka, tetapi dalam bentuk phisik :
  • Arus listrik
  • Temperatur
  • Kecepatan
  • Tekanan, dll
Output dari komputer analog umumnya untuk pengaturan atau pengontrolan suatu mesin.Banyak digunakan pada proses :
  • Pengontrolan pada pabrik kimia
  • Pembangkit tenaga listrik
  • Penyulingan minyak
  • RS untuk mengukur denyut jantung, dll
Keuntungan :
  • Mampu menerima data dalam besaran pisik dan langsung mengukur data tersebut tanpa harus dikonversikan terlebih dahulu, sehingga proses lebih cepat dibanding komputer digital
Kerugian :
  • Faktor ketepatan, komputer digital lebih tepat dibanding analog
2. Hybrid Komputer : merupakan kombinasi dari analog dan komputer digital. Digunakan dalam situasi dimana pengolahan data dalam digital komputer (ketepatannya) akan menghasilkan data dalam bentuk analog seperti yang dikehendaki (kecepatannya)
- Berdasarkan Penggunaannya
1. Special Purpose Komputer
Dirancang untuk menyelesaikan suatu masalah yang khusus, biasanya hanya berupa satu masalah saja. Program komputer tertentu sudah diset, dapat berupa analog maupun digital. Dikembangkan untuk pengontrolan otomatis pada proses industry seperti pabrik kimia, penyulingan minyak, pabrik baja, untuk tujuan militer, memecahkan navigasi dikapal selam dan kapal terbang
2. General Purpose Computer
Dirancang untuk menyelesaikan bermacam macam masalah , menggunakan bermacam-macam program. Kecepatannya lebih rendah. Komputer digital biasanya adalah General purpose computer.
Kegunaan:
  • Aplikasi bisnis
  • Teknik
  • Pendidikan
  • Pengolahan Kata
  • Permainan, dll
- Berdasarkan Ukurannya
Ukuran dari komputer ditunjukkan oleh kemampuannya dalam mengolah data, ditentukan oleh beberapa hal :
  • Kapasitas main memory
  • Konfigurasi dari operand register
  • Kecepatan mengolahnya
  • Jumlah dan macam alat input/output
  • Ukuran fisik komputer dan ruangan yang dibutuhkan
Komputer berdasarkan Ukuran
1. Mikro Komputer /PC
Ciri cirinya :
  • Umumnya single user
  • Ruangan yang dibutuhkan kecil
  • Bisa PC atau Note book
  • Konfigurasi operand register 8 bit, 16 bit atau 32 bit
2. Mini Komputer
Mini-mini komputer, mini-mini komputer maksi-mini komputer, super-mini komputer
Ciri-cirinya :
  • Dapat bersifat multi user (1 komputer dapat memiliki beberapa terminal, dapat digunakan bersama oleh banyak pemakai)
  • Ruangan ang dibutuhkan kecil
  • Perusahaan yang memproduksi : DEC < IBM, Honeywell,dll
  • Merupakan komputer pertama yang diterapkan terhadap aplikasi pengendalian proses produksi, riset laboratorium, dan komunikasi data
 3. Small Computer
Ciri-cirinya :
  • Kebanyakan menggunakan sistem multi-programming
  • Bersifat multi user dengan terminal sampai dengan ratusan buah
    • Perusahaan yang memproduksi DEC, IBM, Honeywell, Wang Laboratories, dll
 4. Medium Komputer
Ciri-cirinya :
  • Memiliki bermacam macam alat input dan output
  • Biasanya digunakan untuk komunikasi data dengan ratusan terminal yang terpisah dari pusat komputernya
  • Harga berkisar 150 juta -1,5 trilyun
  • Perusahaan yang memproduksi DEC, IBM, NCR
5. Large Computer
Ciri-cirinya :
  • Fisiknya besar seperti lemari
  • Biasanya digunakan oleh perusahaan besar.
  • Kecepatan & memorinya besar, memungkinkan penerapan sistem time-sharing, ratusan pemakai dapat memakai komputer ini secara serentak
  • Harga berkisar 300 juta – 5 trilyun
 6. Super Computer
Ciri-cirinya :
  • Penerapan sistem time-sharing yang lebih efektif, karena ribuan terminal dapat dihubungkan dengan super komputer dan ribuan pemakai dapat menggunakann pada saat yang bersamaan.
  • Harga berkisar 7 juta US$ – 17juta US$

Materi TIK kelas 7 Semester 1 bab 1

Komputer Generasi I (1940-1959)
  • ENIAC(Electronic Numerical Integrator and Calculator)
Ciri-ciri ENIAC:
  • Berukuran sangat besar, membutuhkan ruangan 500m2.
  • Menggunakan 18.000 tabung hampa udara, 75.000 relay dan saklar, 10.000 kapasitor, dan 70.000 resistor.
  • Ketika dioperasikan, membutuhkan daya listrik sebesar 140 kilowatt
  • Berat lebih dari 30 ton
  • Menggunakan Mesin Von Neumann yang kemudian dikenal dengan nama Electronic Discrete Variable Computer (EDVAC).
  • Mampu melakukan 5.000 perhitungan dengan 10 digit angka yang bila dilakukan secara manual oleh manusia akan memakan waktu 300 hari
  • Menggunakan tabung vakum yang dipakai oleh Laboratorium Riset Peluru Kendali Angkatan Darat (Army’s Ballistics Research Laboratory-LBR) Amerika Serikat.
  • UNIVAC(Universal Automatic Computer)
Ciri-cirinya:
  • menggunakan angka dan huruf dan menggunakan pita magnetik sebagai media input dan output

Komputer Generasi II (1959-1964)
Ciri-cirinya:
  • Menggunakan teknologi sirkuit berupa transistor dan diode untuk menggantikan tabung vakum.
  • Sudah menggunakan operasi bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti FORTRAN dan COBOL.
  •  Kapasitas memori utama dikembangkan dari Magnetic Core Storage.
  • Menggunakan simpanan luar berupa Magnetic Tape dan Magnetic Disk.
  •  Kemampuan melakukan proses real time dan real-sharing.
  •  Ukuran fisiknya sudah lebih kecil.
  •  Proses operasi sudah lebih cepat, yaitu jutaan operasi perdetik.
  •  Kebutuhan daya listrik lebih kecil.
  •  Orientasi program tidah hanya tertuju pada aplikasi bisnis, tetapi juga aplikasi teknik

Komputer Generasi III (1964-1970)
Ciri-cirinya:
  • Menggunakan teknologi Integrated Circuit (IC)
  • Komponen IC berbentuk hybrid atau solid (SLT) dan monolithyc (MST)
  • Kinerja lebih cepat dan tepat.
  • Peningkatan dari sisi software.
  • Kapasitas memori lebih besar, dan dapat menyimpan ratusan ribu karakter.
  • Menggunakan media penyimpanan luar disket magnetik dengan kapasitas besar.
  • Penggunaan listrik lebih hemat.
  • Kemampuan melakukan multiprocessing dan multitasking.
  • Telah menggunakan terminal visual display dan dapat mengeluarkan suara.
  • Harganya semakin murah.
  • Kemampuan melakukan komunikasi dengan komputer lain.

Komputer Generasi IV (1970-1980-an)
  • Tidak satupun yang PC-Compatible atau Macintosh-Compatible.
  • IC pada generasi IV lebih kompleks dan terintegrasi
  • Menggunaan Large Scale Integration (LSI) yang disebut juga dengan nama Bipolar Large Large Scale Integration
  • LSI merupakan pemadatan beribu-ribu IC yang dijadikan satu dalam sebuah keping IC yang disebut chip

Komputer Generasi V (1980-an-sekarang)
  • Prosesor yang digunakan adalah 8088/8086
  • Menggunakan basis proses 16 bit persatuan waktu
  • “Artificial Intelligence”
  •  Berbasis Graphic User Interface (GUI), multimedia, dan multikomunikasi.
  • Peningkatan kecepatan akses datanya juga tampilan gambar sudah beresolusi
  • Ukuran fisiknya menjadi lebih kecil dan sederhana namun memiliki kemampuan yang semakin canggih

Komputer Generasi VI: Masa Depan
Menurut saya komputer generasi VI memiliki ciri-ciri:
  • Berbentuk sangat kecil atau bahkan transparan dan 4D
  • Mobilitas tinggi.
  • Fiturnya sangat lengkap
  • Prosessornya sangat cepat
  • Menggunakan peritah suara
  • Memorinya tidak terbatas